Quantum Ikhlas

Teknologi Aktivasi Kekuatan Hati

Jika ada yang bertanya, “siapakah diri Anda yang sebenarnya?” apa jawaban Anda?, umumnya jawaban orang akan berhubungan dengan hal-hal yang lekat pada dirinya, mulai dari perannya sehari-hari, baik di rumah maupun ditempatnya bekerja, profesinya, ciri-ciri fisiknya, karakternya, harta miliknya, kepribadiannya, buah pikirannya, bahkan perasaan-perasaan hatinya. Memang begitulah biasanya orang mengidentifikasikan dirinya.

Tapi setelah terbiasa melakukan kontemplasi, biasanya orang akan mulai menyadari bahwa dirinya dan pikirannya adalah dua hal yang terpisah. Dirinyalah yang selama ini melakukan pekerjaan berpikir, sedangkan pikiran itu sendiri hanya sekedar alat. Begitu pula nama, profesi, peran sehari-hari, ciri fisik dan hal-hal lain yang selama ini lekat dengan diri kita. Semua itu sebenarnya hanyalah aksesori yang dikenakan orang saat menjalani kehidupan dunia.
continue reading…

Pada Zaman sekarang ini, apa yang tidak bikin marah?, kemacetan lalulintas yang sudah melebihi ambang batas, kendaraan yang menyalip seenaknya, harga kebutuhan pokok yang terus membumbung tinggi, anak-anak yang rewel di rumah, pasangan yang berselingkuh, hingga bos yang sering jutek di kantor, rasanya mampu membuat urat syaraf kita menegang setiap saat.

Padahal, ditinjau dari sisi sosial maupun kesehatan, rasa marah yang diledakkan atau dipendam, sama-sama berefek negatif. Misalnya, rasa marah yang sering di umbar, pasti membuat kita jadi menambah musuh, kalau hanya dipendam, karena malas cari perkara atau sekedar jaim alias jaga image, bisa-bisa berbuntut darah tinggi atau sakit jantung. Nah, sebelum rasa marah itu merusak kehidupan probadi, sosial dan kesehatan kita, marilah kita belajar mengembalikannya mulai saat ini juga.

continue reading…

Bad Behavior has blocked 51 access attempts in the last 7 days.