Jika ada yang bertanya, “siapakah diri Anda yang sebenarnya?” apa jawaban Anda?, umumnya jawaban orang akan berhubungan dengan hal-hal yang lekat pada dirinya, mulai dari perannya sehari-hari, baik di rumah maupun ditempatnya bekerja, profesinya, ciri-ciri fisiknya, karakternya, harta miliknya, kepribadiannya, buah pikirannya, bahkan perasaan-perasaan hatinya. Memang begitulah biasanya orang mengidentifikasikan dirinya.
Tapi setelah terbiasa melakukan kontemplasi, biasanya orang akan mulai menyadari bahwa dirinya dan pikirannya adalah dua hal yang terpisah. Dirinyalah yang selama ini melakukan pekerjaan berpikir, sedangkan pikiran itu sendiri hanya sekedar alat. Begitu pula nama, profesi, peran sehari-hari, ciri fisik dan hal-hal lain yang selama ini lekat dengan diri kita. Semua itu sebenarnya hanyalah aksesori yang dikenakan orang saat menjalani kehidupan dunia.
continue reading…





